Kajian Online Medan

Ustadz Nuruddin Bukhori – Syarah Hadist Arbain Nawawi Hadist ke 14 Haramnya Darah Seorang Muslim

Syarah Hadist Arba’in Nawawi, Hadist ke 14. Haramnya Darah Seorang Muslim. Bersama Ustadz Nuruddin Bukhori dari Masjid Baiturrahman Komplek kampus Unimed.
Ahad 10Safar 1437H/ 22 Nov.2015

Dari Abdullah bin Masud radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Tidaklah darah seorang muslim itu halal kecuali dengan salah satu di antara tiga alasan: orang yang sudah menikah lalu berzina, jiwa dibalas dengan jiwa, dan orang yang meninggalkan agamanya, yang keluar dari jamaah. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Terkait dengan darah seorang muslim yang pertanggung jawabannya sangat berat nanti pada hari kiamat.
Nabi bersabda Tidak Halal, berarti bermakna haram darah seorang muslim, yaitu muslim yang melaksanakan hak-hak islam. Dalam riwayat muslim, barang siapa mengucapkan lailahaillallah dan mengingkari sesembahan selain Allah, maka dia haram darahnya, hartanya dan hisabnya ada disisi Allah Azza Wa Jalla.

Terdapat dalam Surah An Nisa ayat 93
وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا
Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.

Akan tetapi terkait dengan sebab yang menghalalkan darah seorang muslim adalah diantaranya:

1. Orang yang melakukan perbuatan zina maka dia halal darahnya, yaitu jika dia sudah pernah menikah dan dia berzina ,maka dia dirajam sampai meninggal.
Karena sebab rajam tersebut maka dia disucikan dari dosa zina.

2. Jiwa dibalas dengan jiwa. Yaitu jika seseorang membunuh seorang muslim dengan sengaja, maka dia dihukum qishash.

3. Orang yang meninggalkan Agamanya. Yaitu orang yang meninggalkan jamaah kaum muslimin yaitu murtad maka halal darahnya. Dia diberikan 3 hari untuk bertaubat akan tetapi jika dia memilih untuk tetap dalam kekufuran maka dia dibunuh.

4. Orang yang melakukan perbuatan yang melakukan perbuatan yang dilakukan kaum nabi Nuh, yaitu homoseksual maka hukuman bagi orang yang melakukannya adalah di bunuh dengan cara di jatuhkan dari ketinggian dan dirajam sampai meninggal.

5. Orang yang melakukan pemberontakan, yaitu orang yang melakukan makar ditengah kepemimpinan yang sah.

6. Orang yang merampok, Hukuman bagi orang yang membuat kerusakan seperti ini dipotong tangan dan kakinya disalib dan di biarkan di tengah kota sampai meninggal.

7. Orang yang melakukan praktik perdukunan atau sihir. Maka jika terbukti maka dia ditangkap dan dihukum pancung.

Hukum asal darah seorang muslim adalah haram, Dan yang berhak untuk melaksanakan hukuman diatas adalah pemerintah kaum muslimin.